Rabu, 05 September 2018

MENGATASI ANAK YANG TIDAK SUKA MAKAN SAYUR

Anak-anak masa balita usia 3 tahun sampai usia 10 tahun bakal lebih bermasalah dengan asupan sayuran.Bagi bunda yabg anaknya bermasalah dengan asupan sayuran, mungkin ini tips yang bisa dicoba.Buatlah sup sayur tampa tambahan bumbu apapun, sup ini dibuat dengan cara memblender sayuran bisa lebih dari satu sayuran, contohnya daun pepaya jepang, brokoli dan wortel,
-ketiga sayur itu diblender sampai halus ditambahkan air secukupnya
 -kemudian dimasak sampai air mendidih
-pindahkan pada tempat kaca dinginkan
- setelah dingin, simpan di dalam kulkas
Cara penggunaan:
-campurkan 1 sendok atau lebih( mungkin untuk pertama kali 1 sendok) campurkan dengan nasi.
Karena tidak ada rasa dan halus, maka anak tidam merasa memakan sayur.Tentunya tentu pertama-tama saat kita mencampur dwngan nasi, anak lebih baik tidak melihat, karena akan protes😊.
Tapi lama kelamaan akan terbiasa(seperti anak saya), malah sekarang ke sekolah makan siangnya minta dicampur dengan sup sayur itu.Sebelumnya sering sekali terserang radang dan batuk, tapi setelah mencoba cara ini, Alhamdulillah jarang seklai sakit.(sup bisa diganti 2 hari sekali).
Selamat mencoba.


Rabu, 19 Maret 2014

Morning Break

A good child can see from A good Mom..
If they are growing well , their mom take care them well..
Bad attitude of them is the attitude of their mom.....
(Lesson from the morning message from one of mom)

Senin, 17 Maret 2014

Melindungi AnakDari Bahaya Internet

Keselamatan Online artinya lebih dari sekedar waspada terhadap para pedofil atau pelaku penyalahgunaan – Saat ini, bahaya online hadir dengan banyak bentuk dan ukuran; Pedofilia, “intimidasi cyber”, dan para penjahat mencari cara dengan mengelabui sistem keamanan untuk ”masuk kedalam” komputer keluarga. Waspadai penggunaan internet anak-anak Anda!

Sebelum anak Anda menerima teman “baru” apapun atau berbagi informasi apapun secara online, pastikan Anda mengatakan kepada mereka tip-tip penting dibawah ini:
  • Tidak berbicara kepada, atau menerima undangan pertemanan dari orang asing di jejaring sosial, IM, forum online, atau dunia virtual.
  • Tidak merasa dipaksa untuk mengunjungi situs chat acak seperti Chatroulette hanya karena teman Anda pikir itu ide bagus; Anda mungkin akan melihat sesuatu yang tidak Anda harapkan.
  • Tidak memberikan pendapat yang menyakitkan, gosip, atau serangan melawan orang lain melalui IM, website atau forum chat online. Memilih untuk menjadi baik saat online. Jika Anda tidak akan mengatakan sesuatu secara langsung, jangan membaginya secara online.
  • Tidak memberikan alamat rumah Anda, nomor telepon, foto atau detail pribadi tentang Anda sendiri di situs umum – informasi yang Anda berikan akan terus ada di situs tersebut selamanya dan juga dapat membuat Anda menjadi target yang mudah bagi para penyusup dan penjahat.
  • Pastikan Anda mengerti cara mengatur privasi di situs jejaring sosial dan hanya mengijinkan teman dan keluarga Anda yang mempunyai akses ke profil, post, foto, dan video Anda.
  • Pastikan Anda memiliki password yang kuat (bukan nama binatang peliharaan, ulang tahun atau alamat Anda) untuk akun e-mail, jejaring sosial dan game dan tidak memberitahu siapapun – bahkan kepada teman baik Anda, walaupun “hanya sekali”
  • Baca dengan sangat teliti sebelum Anda mengklik “OK” – ringtone, screensaver, hasil kuis, dan lainnya “gratis” menjanjikan berbagai jenis kesenangan, namun ibu dan ayah mungkin harus membayar mahal!
  • Konfirmasi bahwa link “the funniest video EVER” benar berasal dari teman Anda sebelum Anda mengkliknya. E-mail atau akun jejaring sosial dari yang mengirimkan link tersebut mungkin saja dibajak oleh hacker tanpa diketahui teman Anda.
Komunikasi Terbuka Adalah Kuncinya. Sementara orang tua mungkin berharap mereka lebih mengetahui kegiatan anak-anak, mereka mungkin terlalu terintimidasi oleh kepintaran anak-anak dalam hal online. Anak-anak ini tidak tahu tentang suatu masa yang saat itu tidak ada sesuatu yang bernama “Internet” –mereka tentunya akan mengetahui banyak tentang hal itu! Alasan yang terbaik adalah memastikan bahwa komunikasi orang tua dan anak terbuka – dan Anda berniat untuk mendengarkan semua yang ingin mereka katakan – bahkan jika hal tersebut membuat Anda tidak nyaman.

Saling belajar. Benar, anak mungkin tahu lebih banyak mengenai Internet daripada Anda. Sementara Anda lebih banyak tahu mengenai dunia dan bagaimana orang berperilaku (atau berkelakuan buruk) di dalamnya. Maka saling berbagi informasilah. Belajar seperti apakah berinteraksi dalam dunial maya. Saat Anda melakukannya, ajari anak Anda bahwa tidak semua orang seperti apa yang mereka katakan saat online. Gunakan waktu yang ada untuk menjelaskan kepada mereka bahwa boleh saja mereka mengadu kepada Anda jika mereka menemukan sesuatu yang menakutkan, mengganggu, atau kasar saat online. (Berapa banyak dari kita, sebagai orang dewasa, yang pernah mengklik sesuatu yang ternyata hanya berisi gambar grafik mengagetkan yang tidak diharapkan?) Anak-anak harus tahu bahwa Anda tidak akan memarahi mereka untuk sesuatu yang bukan kesalahan mereka!

Pastikan untuk berbagai tip di bawah ini dengan anak-anak Anda:
  • TIDAK merasa malu untuk mengatakan kepada orang tua jika kamu melihat sesuatu saat online, yang membuat kamu tidak nyaman atau menakutkan. Setiap orang pernah mengklik “link jahat” karena suatu kesalahan atau lainnya.
  • TIDAK mengunduh program atau menggunakan program berbagi file tanpa ijin ibu dan ayah.
  • TIDAK takut untuk mengatakan kepada orang tua jika kamu merasa telah mengunduh suatu virus ke komputer. Semakin awal mereka tahu tentang masalah tersebut, semakin sedikit kerusakan yang dihasilkannya.
  • MINTA ijin sebelum membeli barang apapun secara online.
  • KATAKAN kepada orang tua atau orang dewasa yang kamu percaya jika kamu dilecehkan atau diganggu saat online.
  • AJARI orang tua apa yang mereka tidak ketahui. Kamu tumbuh di zaman online – ibu dan ayah tidak. Ini merupakan kesempatan kamu untuk menceritakan kepada mereka hal-hal yang sebenarnya terjadi di luar sana.
  • BERIKAN orang tua waktu – Ingat, mereka berusaha untuk melindungi kamu dan mereka mungkin terkadang bereaksi berlebihan. Biarkan mereka menenangkan diri, dan bicara saat mereka (dan kamu) sudah lebih tenang.





by Ayahbunda

Senin, 10 Maret 2014

KUTU RAMBUT (MOTHERCARE INDONESIA)

Kutu (pedikulosis) selalu memberikan bayangan yang mengerikan bagi sebagian besar orang. Tapi, kutu merupakan kasus yang sangat umum terjadi. Sebagian anak-anak di jaman ini, dibiarkan bergaul di tempat penitipan anak dan di daftarkan untuk sekolah lebih awal tanpa memiliki kutu di kepalanya, setidaknya satu, dan banyak anak memiliki kutu lebih banyak lagi.
Hal penting lainnya untuk diingat adalah bahwa kutu  tidak menimbulkan risiko kesehatan yang serius - yang terburuk akibat memiliki kutu adalah menyebabkan kulit kepala gatal dan iritasi. Bagaimanapun, kutu bisa sangat membuat tidak nyaman, jadi periksalah rambut anak Anda secara teratur untuk pencegahan lebih awal kalau-kalau ada kutu di rambut anak Anda, dan atasi kutu dengan segera sebelum banyak merundungi rambut anak Anda yang membuat pembersihan kutu di rambut menjadi lebih sulit.
Apa itu kutu?
Kutu adalah serangga kecil - berukuran seperti biji wijen - yang hidup di atas kepala manusia dan memakan darah. Kutu memiliki warna tubuh yang merah kecoklatan dan memiliki kaki yang pendek, dan cakar yang membantu mereka berpegangan erat pada poros rambut. Kutu di kepala orang dewasa hidup selama sekitar 30 hari, dan kutu betina dapat menyimpan telurnya hingga 100 butir. Telur tersebut orang-orang biasanya menyebutnya dengan ' lisa’ (telur kutu) - kecil, berwarna pucat, berbentuk oval yang sangat melekat erat pada batang rambut. Lisa membutuhkan waktu sekitar 7 hari untuk menetas dan lebih dari tujuh hari untuk lisa betina yang menetas untuk menjadi dewasa. Kutu tidak bisa terbang, melompat, meloncat, atau berenang.
Apa yang harus saya lakukan jika salah satu keluarga saya atau saya sendiri memiliki kutu?
Jangan panik jika Anda menemukan kutu kepala di antara keluarga Anda. Kutu adalah bagian normal dari kehidupan keluarga dan, meskipun mungkin kutu-kutu itu tampak menjijikkan, mereka sebenarnya tidak berbahaya.
Ada beberapa losion kimia untuk membunuh kutu kepala. Masing-masing berisi salah satu bahan kimia seperti berikut - carbaryl, malathion, phenothrin atau permetrin. Untuk mencegah kutu melawan terhadap pengobatan ini, putar produk pembersih tersebutdi wilayah yang sangat gatal untuk menghindari kutu membangun resistensi mereka. Jika Anda ingin menggunakan salah satu losion tersebut, mintalah kepada seorang ahli kesehatan untuk produk yang direkomendasikan di wilayah Anda. Ikuti instruksi dengan sangat teliti. Gunakan obat ini hanya untuk mereka yang telah terserang kutu. Meskipun produsen mengklaim bahwa solusi tersebut 100% efektif, mereka kadang-kadang mungkin gagal untuk menghilangkan semua kutu dan Anda akan harus mengulangi prosedur tersebut atau mencoba produk penghilang kutu yang lain.
Beberapa orang tidak suka menggunakan bahan kimia untuk sejumlah alasan karena mereka berpikir bahwa bahan kimia mungkin berbahaya, terutama untuk anak-anak, karena obat-obatan tersebut memiliki kadar kimia yang tinggi. The National Pediculosis Association percaya bahwa penggunaan bahan kimi yang berulang-ulang untuk menghilangkan kutu bisa  berkaitan dengan adanya masalah perilaku, kejang-kejang atau serangan mendadak dan beberapa penyakit kulit. Sebuah bahan kimia yang disebut lindane dianggap sangat bermasalah. Namun, bahan kimia ini tidak digunakan dalam  produk yang tersedia di negara ini.
Anda tidak harus menggunakan bahan kimia untuk menghilangkan kutu. Beberapa ahli kesehatan merekomendasikan untuk menyisir secara menyeluruh dengan sisir deteksi bukan dengan losion, terutama bagi mereka yang telah menggunakan losion sebelumnya. Metode ini bisa memakan waktu lebih lama, tetapi sangat efektif dan benar-benar aman untuk semua orang. Jika Anda memilih metode ini, ikuti petunjuk berikut untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
  • Cuci rambut anak Anda, keringkan dengan handuk dan beri kondisioner pada rambutnya.
  • Sisir rambut secara menyeluruh – lakukan pada setiap bagian setidaknya tiga kali dan setidaknya setiap 3 hari sekali. Hal ini akan merusak siklus peletakan telur kutu dan penetasannya. Kondisioner ini membantu untuk menyisir dengan lebih mudah dan untuk menghilangkan telur kutu.
  • Setelah menyisir di setiap bagian rambut, bersihkan sisir yang dipakai tersebut.
  • Bunuh kutu ketika Anda menemukannya sehingga kutu-kutut tersebut tidak dapat merangkak ke rambut orang lain. Memitas kutu dengan jempol Anda adalah tindakan yang sangat bagus dan memuaskan!
  • Jika anak Anda tidak suka menyisir, cobalah biarkan mereka menonton video sambil Anda menyisir rambut anak Anda atau berikan mereka pujian dan hadiah saat Anda selesai menyisir rambut anak Anda.
  • Lanjutkan menyisir selama minimal 2 minggu karena ini akan memberi Anda waktu untuk mengambil kutu baru yang mungkin menetas sejak Anda memulai proses pembersihan kutu rambut ini.
  • Setelah Anda menyisir rambut secara menyeluruh dan tidak menemukan kutu pada rambut anak Anda setidaknya 3 kali, Anda dapat mengasumsikan bahwa kutu-kutu sudah hilang.
  • Periksa rambut setiap minggu setelah Anda sudah menyingkirkan kutu-kutu dirambut. Hal ini akan membantu untuk mendeteksi masalah dini yang akan membuat pengobatan jadi lebih mudah.
Apa lagi yang harus saya lakukan?
Selain menyingkirkan kutu dari orang-orang yang terinfeksi, Anda juga harus mencuci sisir, handuk dan sprei untuk memastikan Anda tidak kembali terinfeksi. Ini juga merupakan ide yang baik untuk memberitahu sekolah anak Anda atau tempat penitipan anak, sehingga semua anak dapat diperiksa kalau-kalau mereka terinfeksi.Pada akhirnya, cobalah untuk periksa anak-anak Anda dan rambut Anda sendiri setiap minggu dengan menggunakan sisir pendeteksi kutu. Ingat, ketika tertangkap lebih awal, kutu akan lebih mudah untuk dihilangkan karena hanya ada sedikit kutu-kutu yang ada di kepala. Namun, begitu kutu-kutu tersebut telah berkembang menjadi banyak, akan sangat lebih sulit lagi untuk menghilangkannya.
Ingat, kutu bukan masalah serius dan dapat dengan mudah ditangani, terutama jika Anda menangkap kutu-kutu tersebut dengan cepat. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan dokter umum, perawat yang praktek, petugas kesehatan atau apoteker untuk meminta saran mereka.

MITOS KEHAMILAN / OLS WIVES' TALES (MOTHERCARE INDONESIA)

Segera setelah Anda hamil Anda akan menemukan orang-orang membombardir Anda dengan takhayul dan teori-teori aneh, banyak yang telah ada selama beberapa generasi. Ada yang lucu, tapi jangan percaya semua yang anda dengar!
Kehamilan – ikan ‘memberi makan’ otak Anda
Yang satu ini benar dan, meskipun ini mungkin telah dimulai sebagai sebuah kisah omong kosong lama, ini telah mendapatkan kepercayaan lebih dalam beberapa tahun terakhir. Kita sekarang tahu ikan merupakan sumber yang baik dari omega 3, penting bagi fungsi otak. Ditambah ikan bertulang kecil sangat baik untuk bayi yang belum lahir Anda karena kaya akan kalsium. Jadi yang satu ini benar.
Kehamilan – Mengidam makanan manis? Anda hamil dengan bayi perempuan; mengidam makanan asin, bayi Anda laki-laki
Mengidam lebih mungkin untuk dihubungkan dengan kekurangan makanan dan cara tubuh Anda memberitahu apa yang seharusnya Anda makan untuk mendukung bayi Anda tumbuh. Abaikan saja ketika meminta batubara.
Kehamilan – jika Anda melihat sesuatu yang buruk saat hamil, bayi Anda akan terlahir buruk rupa
Jangan percaya satu kata pun dari kalimat ini.
Kehamilan – wanita hamil harus bershower dari pada mandi biasa
Teorinya adalah air bisa masuk ke vagina dan membawa bakteri dalam kontak dengan bayi. Tidak ada kesempatan. Bayi ada di unit yang disegel dan mandi tidak dapat mematahkan penghalang ini. Bahkan, berendam, merupakan sumber relaksasi.
Kehamilan – pasangan Anda bertambah berat badan – Anda memiliki bayi perempuan
Jika ia tidak menambah berat badan? Maka itu laki-laki. Ini memiliki banyak hubungannya dengan kebiasaan makan dan tidak ada hubungannya dengan bayi Anda.
Kehamilan – didepan atau dibelitkan?
Ini adalah omong kosong tua favorit dan benar-benar salah. Jika Anda membawa barang didepan, dia laki-laki, jika Anda telah memperoleh sekitar tengah Anda, itu adalah seorang perempuan. Satu-satunya sedikit informasi ini baik untuk bertaruh, karena Anda memiliki kesempatan 50% benar.
Kehamilan – puting yang kegelapan dan bayi Anda adalah laki-laki
Puting susu Anda sering berwarna gelap selama kehamilan, apa pun jenis kelamin bayi adalah karena progesteron dan pengaruhnya terhadap hormon melanosit-stimulating yang mengatur pigmentasi kulit.
Bayi - tidak menyusui balita Anda ketika Anda sedang hamil - bayi yang belum lahir membutuhkan semua makanan itu.
Satu-satunya yang membuat hal ini masuk akal adalah jika perempuan itu kurus atau kekurangan gizi dalam beberapa cara. Jika tidak, tubuh memiliki cara yang mengagumkan untuk memenuhi tuntutan ini dan seorang wanita dapat mengelola baik menyusui dan pemberian makan, bayi di dalam dirinya.
Bayi – sepatu akan membantu balita berjalan
Sebaliknya adalah benar. Ketika bayi berjalan tanpa alas kaki, otot kaki mereka memperkuat dan ini membantu mereka berjalan lebih cepat. Anda tidak harus mempertimbangkan sepatu pertama yang tepat sampai si kecil telah berjalan selama minimal tiga bulan.
Jika bayi Anda lahir dengan titik "café au lait" (coklat tanda lahir), Anda meminum terlalu banyak kopi ketika hamil. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan ini, tapi itu jelas bukan karena mengonsumsi kopi, dan tanda yang paling terlihat akan memudar pada waktunya. Selengkapnya >>

Disleksia (mothercareindonesia)

Disleksia adalah mempelajari hal yang sulit ketika orang-orang memiliki masalah-masalah kebutaan huruf. Hal ini mungkin terjadi jika anak Anda memiliki kesulitan berbicara, mendengarkan, mendengarkan, membaca, menulis, atau mengeja, yang akan mungkin membuat mereka mengalami kebutaan huruf. Anak yang mengalami disleksia akan memperoleh manfaat dari pendekatan yang berbeda dalam  belajar dan, secara umum, lebih cepat kebutaannya diketahui, lebih cepat keluarga Anda dan guru anak Anda bisa memulai untuk mendukung anak Anda.
Banyak orang-orang terkenal yang mengalami buta huruf, termasuk Richard Branson, Winston Churchill, dan Agatha Christie, dan penulis lainnya, musisi, aktos-aktor dan ahli fisika, diantara yang lainnya, telah sembuh dari kebutaan hurufnya – dan tidak alasan untuk anak yang mengalami buta huruf tidak mendapatkan yang mereka inginkan.

Apa artinya ini semua untuk anak saya?
Meskipun seorang anak dengan kebutaan huruf mungkin berjuang dengan benda-benda tertentu di sekolah, ini bukan berarti bahwa mereka memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah. Pada faktanya, anak-anak tersebut memiliki talenta dan bakat yang luar biasa. Orang-orang dengan buta huruf memiliki perbedaan dalam struktur dan fungsi otak mereka yang memberikan mereka keunikan keunggulan dan kelemahan. Hal ini berarti, ketika para penyandang buta huruf mungkin memiliki masalah dengan huruf-huruf, kata-kata, angka-angka, atau simbol-simbol not musik, mereka juga bisa secara luar biasa kreatif dan bertalenta dalam bidang seni, teknik, dan computer. Menjadi seseorang yang didiagnosa sebagai penyandang buta huruf dapat menjadi sebuah keringan bagi orang tua dan anak-anak yang memiliki masalah yang sama. Seperti salah seorang ibu mengatakan, “Ketika putra saya didiagnosa sebagai penyandang buta huruf, ini memberikannya kepercayaandiri yang sangat hebat untuk mencari tahu alasan ia tidak bisa mengeja dengan benar atau mengingat benda-benda. Sebelumnya orang-orang pun mengira dia bodoh.”

Bagaimana kemungkinan bahwa anak saya adalah penyandang buta huruf?
Pada umumnya, 4-5% anak-anak mengalami disleksia ringan dan sekitar 10% menunjukkan tanda-tanda ringan. Namun, disleksia ada di dalam keluarga, jadi jika seseorang di keluarga Anda mengalami disleksia, anak Anda kemungkinan besar akan mengalami hal yang sama. Disleksia sering terjadi pada anak laki-laki.

Bagaimana saya tahu bahwa anak saya mengalami disleksia?
Jika Anda khawatir bahwa anak Anda mungkin memiliki tanda-tanda adanya disleksia, Anda harus berkonsultasi dengan petugas kesehatan atau dokter Anda. Banyak karakteristik yang diperlihatkan anak dengan disleksia yang dapat membingungkan dengan masalah-masalah kanak-kanak lainnya.

Menguji disleksia
Jika Anda menduga bahwa anak Anda mungkin mengalami disleksia, maka Anda harus mengujikan mereka sesegera mungkin, jadi Anda bisa berada pada posisi yang lebih baik untuk menolong mereka mencapai potensi mereka secara keseluruhan.
Jika anak Anda belum sekolah, bicarakan dengan dokter Anda atau petugas kesehatan untuk menyerahkan anak Anda kepada ahlinya. Jika anak Anda sudah bersekolah, guru mereka biasanya akan menjadwalkan mereka untuk mengikuti uji disleksia.

Mengobati disleksia
Jika anakAnda ditemukan mengalami disleksia, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menolong mereka. Disleksia adalah mempelajari kesulitan bukan sebuah penyakit, jadi disleksia tidak bisa diobati namun seorang anak bisa diberikan bantuan untuk mengurus masalahnya. Anak-anak dengan disleksia akan mendapat manfaat yang sangat besar dari perhatian pendidikan secara khusus. Anak Anda akan memiliki kesempatan terbaiknya untuk mencapai poensi mereka secara keseluruhan jika pengajaran khusus ini sudah dilaksanakan secepat mungkin.
Anak-anak dengan disleksia jarang memerlukan untuk besekolah di sekolah ‘khusus’; mereka hanya membutuhkan pertolongan yang ekstra di dalam kelas. Ini akan berarti mereka perlu menghadiri pelajaran khusus di sekolah. Pertolongan pendidikan secara ekstra yang dapat Anda, sebagai orang tua yang dapat Anda sediakan, juga akan memberikan manfaat bagi anak Anda. Para guru dan dokter akan memberi nasihat kepada Anda tentang kebutuhan spesifik yang diperlukan anak Anda dan yang harus Anda lakukan untuk menolongnya.
Hal terpenting adalah jangan khawatir. Pada awalnya, hal ini mungkin terlihat seperti masalah yang besar, namun banyak orang telah mengatasinya dengan baik. Bicarakan tentang anak Anda pada teman dan keluarga, dan mungkin Anda akan terkejut bahwa ada banyak yang mengalami kesulitan yang sama, atau memiliki teman dekat atau anggota keluarga yang mengalaminya juga. Juga, ada banyak kelompok pendukung yang bisa Anda ajak bicara, yang akan memberikan nasihat, dukungan dan informasi.
Selengkapnya >>

Menjaga si kecil tetap aman di dalam mobil (by mother care Indonesia)

Saran penting bagi orang tua saat menggunakan kursi bayi
  • Diamana pun bayi Anda dilahirkan, dirumah atau dirumah sakit, bayi yang baru lahir harus ditaruh di kursi bayi yang di pasang mengahdap kebelakang dari sejak perjalanan mereka yang pertama.
  • Kursi bayi yang dipasang mengahadap kebelakang memberikan perlindungan terbaik untuk bayi yang masih kecil yang belum bisa mengontrol otot kepala dan leher mereka. Bayi harus diposisiskan menghadap kebelakang selama mungkin.
  • Kursi bayi dibuat untuk untuk menopang berat yang mereka dapat tampung. Bukan usia bayi Anda
  • Mothercare menyarankan Anda untuk menempatkan kursi bayi di tengah atau belakang mobil. Tetapi, jika memang perlu untuk memasang kursi bayi di jok depan mobil, non-aktifkanlah fungsi airbag di mobil Anda. Jika kursi bayi di pasang menghadap kedepan, mundurkanlah sAndaran jok mobil Anda semaksimal mingkin dan Anda harus merujuk pula pada buku manual mobil Anda untuk memastikan apakah perlu untuk menonaktifkan fungsi airbag saat sAndaran jok dimundurkan maksimal. Pada kondisi tertentu lihatlah buku manual mobil Anda untuk melihat kemungkinan tertentu dalam memasang kursi bayi agar pas di jok mobil Anda.
  • Sejak tahun 2006, semua mobil baru yang disetujui ECE telah dilengkapi dengan pengait khusus (isofix) yang dipasang pada jok mobil. Isofix ini sangat mudah digunakkan dan menimalisir resiko tidak pasnya kursi bayi Anda. Cek buku manual mobil Anda untuk melihat apakah isofix di mobil Anda kompatibel dengan kursi bayi yang Anda gunakan.
  • Jangan pernah membeli kursi bayi bekas. Kursi bekas kemungkinan memiliki cacat yang luput Anda lihat dan dapat mebahayakan keselamatan si kecil saat digunakan
  • Hukum mengharuskan semua anak yang bepergian dalam mobil untuk menggunakan sabuk penagman khusus anak yang benar dari lahir sampai tinggi mereka mencapai  135 cm (4 '5 ") atau berusia 12 tahun (salah satunya yang dapat mereka capai pertama kali). Setelah iitu mereka harus menggunakan sabuk pengaman dewasa.
Memasang kursi bayi dengan pas
  • Berlatihlah untuk memasang kursi bayi dengan benar sebelum si kecil lahir. Baca dengan baik instruksi pada manual dan biarkan kursi tersebut terpasang sampai  Anda benar-benar yakin bagaimana cara memasang kursi tersbut dengan baik
  • Pastikan sabuk pengaman pada kursi bayi terpasang dengan baik tapi tidak terlalu mengekang si kecil
  • Tali pengaman kursi bayi harus dipasang dengan sangat ketat untuk meminimalisir gerakan maju atau mundur dari si kursi.
  • Pastikan sabuk pengaman terpasang di jalur yang benar seperti yang tertera pada buku manual - beberapa kursi memiliki jalur alternatif jika sabuk pengaman terlalu pendek untuk digunakan jalur normal.
  • Gesper sabuk pengaman harus dalam keadaan lurus ketika terkunci dan jangan pernah harus diletakkan pada frame kursi bayi karena bisa jadi patah
  • Untuk kursi bayi yang menghadap kedepan, dorong kursi bayi tersebut dengan kuat saat memasangkannya pada jok mobil untuk memastikan kursi bayi terpasang dengan kuat. Seperti biasa, jangan biarkan adanya ruang antara sabuk pengaman dan kursi bayi.
Berat Saat lahir-13kg (29lbs) Saat lahir-18kg (40lb) 9-18kg (20-40lbs) 9-36kg (20-79lbs) 15-36kg (33-79lbs) 15-36kg (33-79lbs)
Kelompok 0+ 0+ dan 1 1 1-2-3 2-3 2-3
Usia Baru lahir - 12-15 mths Baru lahir - 4 Tahun 9 Bulan- 4 Tahun 9 Bulan - 11 Tahun 4 - 11 Tahun 4 - 11 Tahun
Tipe Keranjang Kombinasi Menhadap depan SAndaran tinggi dengan sabuk pengaman SAndaran tinggi tanpa sabuk pengaman Booster seat














  • Menghadap kedepan
  • Ringan dan portabel
  • Dilengkapi dengan pegangan
  • Banyak variasi dan kompatibel dengan dasar isofix
  • Digunakan untuk menghadap kebelakang untuk  bayi dengan berat lahir sampai Sembilan kilogram
  • Digunakan menghadap kedepan untuk bayi dengan berat 9-18 kg
  • Memiliki sabuk pengaman terintegrasi
  • Dipasang dengan sabuk pengaman dewasa
  • Menghadap kedepan
  • Posisi sAndaran yang dapat diatur
  • Banyak variasi dan kompatibel dengan dasar isofix
  • Menghadap kedepan
  • Menggunakan sabuk pengaman terintegrasi untuk anak dengan berat 9-15
  • Menggunakan sabuk pengaman dari kendaraan untuk anak dengan berat 15- 36kg
  • Memiliki sabuk pengaman terintegrasi
  • Hanya menggunakan sabuk dewasa ntuk pengamanan
  • Model bervariasi dengan dasar isofix
  • Menghadap kedepan
  • Menggunakan sabuk dewasa ntuk pengamanan
  • Pilihan back up yang sangat berguna. Contohnya untuk dipasang di mobil lain dengan cepat disaat tak terduga
Saran penting bagi orang tua saat menggunakan kursi bayi
  • Diamana pun bayi Anda dilahirkan, dirumah atau dirumah sakit, bayi yang baru lahir harus ditaruh di kursi bayi yang di pasang mengahdap kebelakang dari sejak perjalanan mereka yang pertama.
  • Kursi bayi yang dipasang mengahadap kebelakang memberikan perlindungan terbaik untuk bayi yang masih kecil yang belum bisa mengontrol otot kepala dan leher mereka. Bayi harus diposisiskan menghadap kebelakang selama mungkin.
  • Kursi bayi dibuat untuk untuk menopang berat yang mereka dapat tampung. Bukan usia bayi Anda
  • Mothercare menyarankan Anda untuk menempatkan kursi bayi di tengah atau belakang mobil. Tetapi, jika memang perlu untuk memasang kursi bayi di jok depan mobil, non-aktifkanlah fungsi airbag di mobil Anda. Jika kursi bayi di pasang menghadap kedepan, mundurkanlah sAndaran jok mobil Anda semaksimal mingkin dan Anda harus merujuk pula pada buku manual mobil Anda untuk memastikan apakah perlu untuk menonaktifkan fungsi airbag saat sAndaran jok dimundurkan maksimal. Pada kondisi tertentu lihatlah buku manual mobil Anda untuk melihat kemungkinan tertentu dalam memasang kursi bayi agar pas di jok mobil Anda.
  • Sejak tahun 2006, semua mobil baru yang disetujui ECE telah dilengkapi dengan pengait khusus (isofix) yang dipasang pada jok mobil. Isofix ini sangat mudah digunakkan dan menimalisir resiko tidak pasnya kursi bayi Anda. Cek buku manual mobil Anda untuk melihat apakah isofix di mobil Anda kompatibel dengan kursi bayi yang Anda gunakan.
  • Jangan pernah membeli kursi bayi bekas. Kursi bekas kemungkinan memiliki cacat yang luput Anda lihat dan dapat mebahayakan keselamatan si kecil saat digunakan
  • Hukum mengharuskan semua anak yang bepergian dalam mobil untuk menggunakan sabuk penagman khusus anak yang benar dari lahir sampai tinggi mereka mencapai  135 cm (4 '5 ") atau berusia 12 tahun (salah satunya yang dapat mereka capai pertama kali). Setelah iitu mereka harus menggunakan sabuk pengaman dewasa.
Memasang kursi bayi dengan pas
  • Berlatihlah untuk memasang kursi bayi dengan benar sebelum si kecil lahir. Baca dengan baik instruksi pada manual dan biarkan kursi tersebut terpasang sampai  Anda benar-benar yakin bagaimana cara memasang kursi tersbut dengan baik
  • Pastikan sabuk pengaman pada kursi bayi terpasang dengan baik tapi tidak terlalu mengekang si kecil
  • Tali pengaman kursi bayi harus dipasang dengan sangat ketat untuk meminimalisir gerakan maju atau mundur dari si kursi.
  • Pastikan sabuk pengaman terpasang di jalur yang benar seperti yang tertera pada buku manual - beberapa kursi memiliki jalur alternatif jika sabuk pengaman terlalu pendek untuk digunakan jalur normal.
  • Gesper sabuk pengaman harus dalam keadaan lurus ketika terkunci dan jangan pernah harus diletakkan pada frame kursi bayi karena bisa jadi patah
  • Untuk kursi bayi yang menghadap kedepan, dorong kursi bayi tersebut dengan kuat saat memasangkannya pada jok mobil untuk memastikan kursi bayi terpasang dengan kuat. Seperti biasa, jangan biarkan adanya ruang antara sabuk pengaman dan kursi bayi.
Berat Saat lahir-13kg (29lbs) Saat lahir-18kg (40lb) 9-18kg (20-40lbs) 9-36kg (20-79lbs) 15-36kg (33-79lbs) 15-36kg (33-79lbs)
Kelompok 0+ 0+ dan 1 1 1-2-3 2-3 2-3
Usia Baru lahir - 12-15 mths Baru lahir - 4 Tahun 9 Bulan- 4 Tahun 9 Bulan - 11 Tahun 4 - 11 Tahun 4 - 11 Tahun
Tipe Keranjang Kombinasi Menhadap depan SAndaran tinggi dengan sabuk pengaman SAndaran tinggi tanpa sabuk pengaman Booster seat








  • Menghadap kedepan
  • Ringan dan portabel
  • Dilengkapi dengan pegangan
  • Banyak variasi dan kompatibel dengan dasar isofix
  • Digunakan untuk menghadap kebelakang untuk  bayi dengan berat lahir sampai Sembilan kilogram
  • Digunakan menghadap kedepan untuk bayi dengan berat 9-18 kg
  • Memiliki sabuk pengaman terintegrasi
  • Dipasang dengan sabuk pengaman dewasa
  • Menghadap kedepan
  • Posisi sAndaran yang dapat diatur
  • Banyak variasi dan kompatibel dengan dasar isofix
  • Menghadap kedepan
  • Menggunakan sabuk pengaman terintegrasi untuk anak dengan berat 9-15
  • Menggunakan sabuk pengaman dari kendaraan untuk anak dengan berat 15- 36kg
  • Memiliki sabuk pengaman terintegrasi
  • Hanya menggunakan sabuk dewasa ntuk pengamanan
  • Model bervariasi dengan dasar isofix
  • Menghadap kedepan
  • Menggunakan sabuk dewasa ntuk pengamanan
  • Pilihan back up yang sangat berguna. Contohnya untuk dipasang di mobil lain dengan cepat disaat tak terduga
Selengkapnya >> 

Tips Mengasuh Cucu dengan Baik

Tips menjaga si kecil
Jaga agar cucu Anda tetap menjalani rutinitasnya, tapi janga ragu untuk memperkenalkan kegiatan-kegiatan baru yang bisa menjadi momen khusus bagi Anda sebagai kakek-nenek si kecil:
  • Membacakan cerita
  • Bermain music bersama
  • Memasak
  • Berenang
  • Membuat prakarya
The level of your involvement will, of course, depend on the age of the baby or toddler.
Kakek-nenek sebagai pengasuh si kecik
Ini mungkin wilayah baru untuk Anda dan memerlukan penanganan yang hati-hati.

LANGKAH 1: Aturan dasar. Jika Andak Anda meminta bantuan Anda untuk menjada anak mereka secara teratur, cari tahu apa yang mereka ingin Anda lakukan dan untuk berapa lama. Apakah untuk beberapa hari seminggu atau setiap kamis karena mereka perlu kembali bekerja dan membutuhkan pengasuh? Mungkin mereka belum memikirkannya dengan baik, tapi menjadi jelas pada tahap ini  akan membantu Anda berdua untuk mengatur sistem dukungan terstruktur dengan lebih sedikit kemungkinan melanggar batas atau penolakkan deri kedua pihak. Juga, jika Anda akan mengasuh cucu Anda bergantian dengan kakek-nenek lainnya, rencanakan pertemuan secara terpisah, jadi Anda bisa mengatur jadwal dan tidak berebut perhatian cinta cucu Anda.

LANGKAH 2: Pembayaran:  hal ini tergantung pada kondisi khusus dan apakah Anda berbagi giliran menjaga cucu Anda dengan kakek-nenek yang lain. Beberapa pasangan kaken-nenek merasa senang bisa mengasuh cucu mereka secara teratur dan sama sekali tidak mengharapkan imbalan. Bagi yang lain, menerima gaji dari mengasuh cucu membantu mereka kerja secara professional. Jika Anda belum mendiskusikan hal ini dengan anak Anda, tapi mereka mampu membayar Anda, Anda bisa menawarkan ‘kitty’ untuk menutupi sejumlah biaya si kecil. Hal ini akan memudahkan kedua belah pihak. ‘kitty’ dapat dengan mudah digunakan untu keperluan mendadak (membeli popok, persediaan makanan, membeli bensin dan lain-lain). Hal ini juga membantu perpindahan uang tanpa merasa canggung. Jika kedua belah pihak serius untuk melakukan perjanjian formal, cara terbaik adalah untuk mengetahui gaji rata-rata pengasuh bayi di daerah Anda dan sumber lainnya.  Lalu gunakan informasi tersebut sebagai referensi. Meskipun Anda tidak dibayar, mungkin ada baiknya jika Anda membicarakan soal pengasuhan seperti Anda bekerja sungguhan. Dengan cara ini, akan tercapai keinginan dari kedua belah pihak: anak Anda tidak akan melakukan hal-hal yang tidak bisa dan tidak mau Anda lakukan, dan Anda tidak akan menjanjikan hal yang tidak bisa Anda tepati.

LANGKAH 3: Rutinitas. Tergantung pada usia cucu Anda, cari tahu seperti apa rutinitas mereka. Tanyakan mengenai kegiatan si kecil pada siang dan malam hari sehingga Anda bisa mengikuti rutinitas tersebut dan menyarankan beberapa hal. Tidak peduli berapa banyak saran Anda yang di tolak, jangan pernah memaksakan kehendak Anda.  Diskusikan terlebih dahulu saran Anda (sebagian ibu akan menerima saran Anda dengan senang hati sebagian lainnya akan menolak saran-saran Anda). Meskipun hal yang masuk akal untuk dilakukan, dan bukan utuk pertama kalinya Anda melakukan hal tersebut, ada baiknya untuk selalu meminta izin untuk melakukan sesuatu pada anak Anda daripada memberitahunya setelah hal yang Anda sarankan dikerjakan. Anak Anda akan menghargai usaha Anda  tersebut

Tips pengasuhan
  • Jangan lupa berlatih - peralatan yang tersedia sekarang jauh lebih cepat dan lebih efisien, dan Anda mungkin perlu belajar dengan cepat cara menggunakannya, misal memasang kursi bayi ke mobil dengan benar.
  • Jaga agar jalur komunikas selalu terbuka sepanjang waktu. Jangan pernah berasumsi. Selalu bertanya.

Kamis, 18 April 2013

BATUK PILEK PADA BALITA

Pagi Bunda

Hari Baby Gess batuk pilek lagi, but its Ok Bunda..karena memang batuk pilek (Batpil )pada anak adalah jamak atau biasa sebab Virus yg satu ini sangat mudah sekali menular dari udara,cuaca,debu,lingkungan kotor,mainan kotor,tangan tidak bersih,bersentuhan dengan yg sedang batpil dll.

Batuk pilek hanya bisa dilawan dengan imunitas/kekebalan si anak,dan tidak membutuhkan obat apalagi antibiotik ( AB membunuh bakteri ya bun), cukup hidup sehat, berikan ASI saja bila bayi dibawah 6 bulan, dan diatas 6 bulan bisa diberi air putih,jus,sop hangat, jemur,tetap mandi ya bun..

Bila batuk pilek disertai demam jangan khawatir ya..itu tanda BAIK bahwa dalam tubuh sianak ada inveksi virus dan sedang di basmi oleh suhu panas karna virus hanya mati dengan Suhu Panas bun..observasi dulu,tak perlu buru2 memberikan obat penurun panas,tp bila bayi sudah super rewel sekali boleh diberi sesuai takaran..walau sebenarnya tak menghilagkan panas td, yg perlu bunda lakukan bila anak panas bisa dengan
> Skin to skin : bunda dan bayi sama-sama buka bayi lalu saling berpelukan selama15-25 menit,biarkan panas anak bunda terserap kebunda
> kompres/rendam ditempat mandi dengan air hangat ya bun cukup 10-15 menit
> pantau panas selama 2 hari atau 72 jam, bila lebih boleh cek kedokter, (pssstttt bun kalo bisa cari dokter yang RUM dan Pro ASI ya bun, yg tidak gampang kasih obat :) )

paling penting Bundanya Wajib tenang.....yaa :)

Berapa Lama Bayi Bisa Bertahan Tanpa Makanan / Minuman Apapun Setelah Lahir?

Berapa Lama Bayi Bisa Bertahan Tanpa Makanan / Minuman Apapun Setelah Lahir?

Berapa Lama Bayi Bisa Bertahan Tanpa Makanan / Minuman Apapun Setelah Lahir?Dalam 72 jam pertama dalam hidupnya bayi dapat bertahan tanpa makanan/minuman apapun (48%) dan yang lain berpendapat bahwa bayi baru lahir dapat bertahan tanpa makanan/minuman apapun dalam 48 jam pertama (37%).

Mengapa hal ini dapat terjadi?

Bayi baru lahir, memiliki cadangan makanan di dalam tubuhnya yang diperoleh dari plasenta selama berada di rahim ibu. Oleh karena itu, bayi baru lahir tidaklah memerlukan makanan/minuman apapun. Satu-satunya zat yang ia perlukan ketika baru lahir adalah kolostrum (ASI awal) yang akan menjadi imunisasi pertamanya, karena berfungsi untuk melapisi dinding usus bayi (yang sel-selnya belum rapat) menjadi tertutup dan akhirnya rapat. Seringkali banyak ibu yang bertanya. Di hari keberapa sebenarnya kolostrum diproduksi? Mengapa di hari-hari awal kelahiran, ASI tidak keluar? Bukankah jika bayi tidak diberi minum ASI dalam 72 jam pertama akan kelaparan?

Sebenarnya, ASI yang berbentuk kolostrum diproduksi pada trimester kedua kehamilan (minggu ke-16), dan terus diproduksi sampai hari ‘H’ kelahiran. Pada sebagian ibu, terkadang kolostrum sudah keluar pada trimester ketiga, tetapi pada banyak ibu kolostrum baru keluar pada hari ke-2 atau ke-3 setelah kelahiran. Kedua hal ini adalah normal, karena pada 48 – 72 jam pasca kelahiran, tubuh ibu mulai meningkatkan produksi ASI, sehingga ibu merasakan ‘sensasi ASI’, dimana payudara mengencang dan mengeluarkan kolostrum.

Oleh itu tak perlu khawatir, jika ASI/kolostrum belum keluar di hari 1 atau ke-2 setelah kelahiran. Hal ini dikarenakan jumlah kolostrum yang sangat sedikit (karena sesuai kebutuhan bayi) dan warnanya yang bening atau kekuningan, sehingga membuat keluarnya kolostrum tidak terasa/terlihat oleh ibu. Ini jugalah yang menjadi alasan mengapa bayi baru lahir tidak perlu diberikan makanan/minuman selain ASI. Dengan skin-to-skin contact yang sering dan bayi berada satu ruangan dengan ibu, akan mempercepat keluarnya ASI/kolostrum, sehingga proses menyusui dapat semakin lancar. Semakin sering ibu menyusui bayinya di hari-hari pertama setelah kelahiran, semakin banyak kolostrum yang diperoleh bayi, dan semakin banyak produksi ASI ibu.

Sumber: Sisca Baroto-Utomo, AIMI /wishingbaby.com

Menghadapi Minggu Terakhir Kehamilan

Menghadapi Minggu Terakhir Kehamilan

Dear Bunda
Kepala bayi sudah mulai turun dan sering terjadi kontraksi palsu. Tidak perlu buru-buru ke rumah sakit, tetap tenang dan ikuti perkembangannya.

Apa yang terjadi?
1. Bayi turun. Mulai minggu ke-36, kepala bayi sudah turun atau berada di rongga panggul Anda. Bila dokter melakukan pemeriksaan dalam, ia bisa merasakan ujung kantung ketuban dan kepala bayi.
2. Kontraksi palsu. Rahim menjadi sangat peka terhadap rangsangan dan semakin aktif. Sebagian ibu hamil mengalami kontraksi palsu atau Braxton Hicks. Saat kontraksi, rahim dapat diraba dari luar dan terasa mengeras.
3. Jangan buru-buru ke rumah sakit. Kontraksi disertai rasa sakit dan biasanya menyerang pada malam hari dengan jarak waktu tidak teratur, sering dikira kontraksi persalinan sesungguhnya. Tidak heran bila ibu terkecoh dan buru-buru lari ke rumah sakit - lalu diminta pulang lagi.
4. ASI rembes. Terjadinya kontraksi rahim dipengaruhi oleh aktivitas hormon oksitosin. Hormon itu juga merangsang refleks pengeluaran ASI, sehingga ASI Anda mungkin rembes. Kenakan saja breast pad.

Anda sebaiknya:

1. Perhatikan gerak janin. Dalam satu jam paling tidak terasa 5–6 gerakan. Rasakan seluruh gerakan, baik menendang, berguling atau cegukan. Bila dalam waktu dua jam tidak terasa gerakan sama sekali, hubungi dokter.
2. Cermati kontraksi. Hubungi dokter bila mengalami lebih dari lima kali kontraksi palsu dalam 1 jam. Apalagi bila kontraksi kian kuat dan jaraknya dekat.
3. Periksa koper. Cek lagi isi tas bekal bersalin yang akan dibawa ke rumah sakit. Letakkandi tempat yang mudah dijangkau. Bila ada, sertakan rencana persalinan yang Anda buat.
4. Beritahukan nomor penting. Catat beberapa nomor penting, taruh di dekat telepon atau bagikan ke suami atau anggota keluarga lainnya.
5. Tes waktu tempuh ke rumah sakit. Bila perlu, lakukan simulasi perjalanan ke rumah sakit dan catat waktunya. Perkirakan juga adanya macet saat lalu lintas padat.

sumber : Ayahbunda

Hypnobirthing Untuk Kehamilan : untuk melatih ibu hamil supaya lebih tenang dalam menghadapi proses persalinan.

Hypnobirthing Untuk Kehamilan

Metoda hypnobirthing pertama kali dipopulerkan oleh Marie F.Mongan, M.Ed., M.Hy. dari Australia. Tujuannya, untuk melatih ibu hamil supaya lebih tenang dalam menghadapi proses persalinan.

Dalam metode ini, ibu hamil juga diajarkan membiasakan diri mengajak bicara janinya. Kegiatan ini sebagai suatu bentuk komunikasi antar-ruh, yang terus dilakukan sampai detik-detik menjelang persalinan, khususnya agar janin berjuang bersama ibunya untuk melewati jalan lahir. Kelas ini sangat dianjukan untuk diikuti ibu hamil bersama pasangannya.

Manfaat:

1. Memahami proses yang sedang terjadi di dalam rahimnya.
2. Memahami apa yang terjadi setelah bayi lahir, dan cara perawatannya.
3. Membuat ibu hamil menjadi lebih santai dan tenang dalam menjalani proses kehamilan dan persalinan.
4. Membuat ibu hamil mampu memanfaatkan kekuatan pikiran positif dan alam bawah sadarnya untuk menghadapi berbagai rasa sakit serta rasa tidak nyaman lainnya.
5. Membantu ibu hamil mengatasi kekhawatiran dan ketakutannya, yang dapat menghambat produksi sejumlah hormon, diantaranya endorphin yang memiliki kekuatan 200 kali lipat dari morfin untuk menekas rasa sakit pada saat melahirkan.

sumber : Ayahbunda

Selasa, 16 April 2013

Ajari Anak Terima Kekalahan

Ajari Anak Terima Kekalahan, simak info ini yah Bun :)

Tidak ada Bunda yang ingin anaknya menjadi orang yang kalah, misalnya tidak memiliki kemampuan apa-apa, makan siang sendirian, atau bahkan terkucil dari teman-temannya. Namun, belajar untuk kalah secara harfiah, menerima kekalahan, dan kemudian bangkit kembali adalah kunci penting kebahagiaan.

Untuk anak yang lebih kecil: Berilah contoh berulang kali untuk menerima kekalahan dengan baik. Katakan, “Aduh, Bunda kalah lagi, deh. Tapi senang, ya. Main lagi, yuk!” Boleh saja membiarkan anak usia prasekolah untuk sering menang, tetapi perlahan ia harus belajar untuk kalah, jelas Erika Rich, Ph.D., seorang psikolog anak dari Los Angeles yang membentuk kelompok keahlian sosial untuk anak-anak.

Ketika Anda menang, katakan padanya, “Kali ini Bunda yang menang, tapi tadi kamu hebat, kok.” Jika si kecil merajuk, jelaskan padanya bahwa tidak ada orang yang ingin kalah, tetapi kekalahan adalah bagian dari permainan. Orang yang benar-benar kalah adalah orang yang tidak berusaha bermain dengan baik. “Sejak usia lima tahun, ia tidak boleh memenangkan setiap permainan, dan harus mulai mengalami kekalahan, walaupun akibatnya ia akan mengamuk,” kata Rich.

Untuk anak yang lebih besar: Sejak berusia 8 tahun, kata Rich, kebanyakan anak cenderung bisa menerima kekalahan dengan tenang. Sebelumnya, mereka merajuk ketika kalah karena terlalu fokus pada hasil akhir sebuah proses (dipilih untuk masuk sebuah tim, mencetak angka paling banyak) sehingga hal-hal menyenangkan yang terjadi dalam prosesnya luput dari perhatian mereka, kata Pam Schiller, Ph.D., pengarang buku “Seven Skills for School Success”.

Kuncinya, alihkan perhatian si kecil dari hadiah. Misalnya, jika ia kalah dalam pertandingan bola, katakan: ”Nggak apa-apa kok, kamu tidak menang”, “Gimana tadi pertandingannya?”, “Kamu senang nggak bermain dengan teman-teman?”, “Senang ya, disemangati teman-teman?”, dan sebagainya.

sumber : Parenting Indonesia

Sukses Latihan Bertoilet



Sukses Latihan Bertoilet
Dear Bunda Tak perlu bimbang kok. Bunda boleh memakaian balita popok di malam hari di tahap awal ia belajar bertoilet. Hanya saja, Bunda perlu mengagendakan, agar ia terus melatih diri untuk mengendalikan dorongan buang air.
Berikut tips agar latihan bertoilet berjalan sukses:
1. Buat jadwal ke toilet. Mulailah dengan membuat jadawal tetap ke toilet setiap haroi. Misalnya, mengajak anak ke kamar mandi untuk buang air kecil setiap baru bangun. Demikian buang air besar di wakt sama setiap hari.
2 Ajaklah dengan cara menyenagkan, tanpa memaksa, perlihatkan empati apabila balita menemui kesulitan. Misalnya terlanjur pipis sebelum masuk toilet, atau sulit pup.
3 Ganti popok. Ganti penggunaan popok biasa dengan popok celana yang mudah dibuka speerti memakai celana biasa. Katakana pada balita bahwa popok ini adalah popok khusus anak yang sudah besar, dan jelaskan penggunaannya.
4 Bermain. Berikan balita boneka dengan celana yang biasa dibuka dan memiliki toilet sendiri. Dengan begitu ia bisa mempraktikannya pada boneka sebelum diterapkannya pada diri sendiri. 5. Perangkat toilet. Sediakan perangkat toilet dengan motif-motif lucu. Di tahap perkenalan, Anda boleh membiarkan anak menggunakan perangkat toilet sebagai maianan lalu ajak ia secar aperlahan duduk di atasnya. temukan posisi terbaik untuk anak buang air. anak perempuan lebih nyaman dalam posisi duduk. Anak laki-laki posisi berdiri. Perhatikan juga respon masing-masing anak terhadap posisi tersebut. Saat balita menggunakan perangkat tersebut, tenangkan ia dengan memberinya semangat bahwa ia mampu bertoilet. Setelahnya, ajak ia buang air sambil menceritakan suatu kisah atau membacakan buku cerita favoritnya.
6 Bersikaplah optimis. Anda bukan satu-satunya orang tua yang berjuang agar anaknya dapat mengendalikan dorongan buang air. sejalan dengan jumlah jam terbang latihan, balita akan mahir. Pengalaman positif dan optimisme Anda di tahap perkenalan ini memuluskan proses bertoilet.

Sumber : Ayahbunda

Cara Atasi Mata Gatal pada Anak

Cara Atasi Mata Gatal pada Anak

Mata anak Bunda gatal dan sering dikucek? Hati-hati infeksi. Selain menghindari kontak dengan penderita infeksi, cara lain mencegah infeksi mata adalah dengan menjaga kebersihan.

Saat merasa ada yang tidak beres dengan matanya, misal perih, berair, atau gatal, biasanya anak akan secara refleks mengucek atau menggosoknya. Padahal, belum tentu tangan anak saat itu bersih, kan? Virus dan bakteri bisa saja menempel pada tangan anak. Mengucek mata, selain menyebabkan infeksi, juga bisa menyebabkan kornea tergores. Efeknya, penglihatan anak bisa menjadi buram, mata merah, nyeri, dan berair.

Lalu, bagaimana mengatasinya? Saat anak mengeluh matanya terasa gatal atau mengganjal karena benda asing, segeralah bersihkan matanya dengan menggunakan air mengalir. Tekankan pada anak untuk tidak mengucek matanya meski terasa gatal. Jika pun ia ingin memegang atau membersihkan matanya dengan tangan, ia harus membersihkan atau mencuci tangannya terlebih dahulu.

Segera bawa anak ke dokter bila mata merah dan infeksinya tidak mengalami perbaikan dalam waktu 3 hari. Terlebih, bila kondisi mata memburuk, misal mata semakin bengkak, penglihatan jadi buram, dan mata terasa sakit sekali. Jangan sekali-sekali memberi obat tetes mata yang dijual bebas pada anak. Obat tetes mata yang dijual bebas biasanya hanya ditujukan untuk mata iritasi akibat debu atau kotoran, dan tidak ditujukan untuk mata yang terinfeksi.

sumber ; Parenting Indonesia

Slow Food, Masak Cara Sehat .



Slow Food, Masak Cara Sehat .

Dear Bunda Jenis makanan yang diproses dengan sehat, seperti slow food, memberi kandungan gizi yang alami dan juga lebih bervariasi (tergantung dari bahan pembuatnya).

Slow food sendiri bisa diartikan sebagai makanan yang proses pengolahannya melalui waktu yang lama. Saat memroses slow food ini, makanan tidak dipaksa matang di luar waktunya.

Misalnya, ayam goreng diproses dengan cara diungkep terlebih dulu hingga matang dan empuk, baru kemudian digoreng hingga matang. Tidak hanya penyajiannya yang lambat, namun proses pemilihan bahan makanan hingga makanan ini dikonsumsi dilakukan secara berhati-hati.

Konsep yang ditawarkan slow food adalah memroses dan mengonsumsi makanan dengan tidak terburu-buru. Misalnya, menyiapkan bumbu, menumis atau merebus, hingga menyajikannya di meja makan. Semuanya harus benar-benar dinikmati (walaupun lebih memakan waktu!).

Semoga jadi salah satu referensi cara memasak untuk bunda dan keluarga

Sumber ; Parenting Indonesia