Rabu, 10 April 2013

PERAN AYAH UNTUK BALITA



Bunda sudah tahukah 5 Peran Ayah Dalam Hidup Balita

Peran ayah dalam hidup balita tak kalah pentingnya dengan peran ibu. Tidak hanya soal materi, ayah pun turut berperan dalam mengembangkan kepribadian dan psikologi anak. Tak heran, ada saat-saat di mana balita lebih mencari ayahnya ketimbang ibunya.

Ada beberapa karakteristik ayah yang memiliki peran penting dalam hidup seorang anak yang berbeda dari ibu. Ini jugalah yang menjadi alasam mengapa ayah harus semakin mengeratkan hubungan atau bonding dengan balita. Dalam hidup balita, ayah berperan sebagai:

1. Penyelesai masalah. Ayah bisa menunjukkan kepada balita ada banyak cara mengambil keputusan dan mengajarkannya menghadapi konsekuensi dari tindakan dan keputusannya. Jika balita bisa dan terbiasa mengambil keputusan dengan tepat, maka ia tidak akan menjadi anak yang agresif.
2. Teman bermain. Ayahlah jagonya berkegiatan fisik yang menguras energi! Permainan fisik tidak hanya melatih otot dan koordinasi tapi bisa digunakan untuk mengajarkan aturan, seperti bermain secara bergantian, dan sebagainya.
3. Pembimbing atau pemandu. Ayah bisa mengajarkan perilaku yang baik, membantu anak membedakan benar-salah, membiarkan balita mengalami dan merasakan konsekuensi dari perbuatan mereka. Ayah harus seimbang antara mengoreksi perbuatan yang tidak baik dan menyemangati anak dengan pujian bila balita berperilaku baik.
4. Penyedia. Ingatlah, bahwa ayah juga bertanggung jawab dalam pengasuhan anak. Bila ayah hanya berperan sebagai pencari uang, ayah akan terjebak dalam rutinitas pekerjaannya dan tidak bisa mengembangkan diri.
5. Mempersiapkan masa depan. Ayah harus terlibat dalam mempersiapkan anak menghadapi dunia luar, termasuk melindungi anak saat dibutuhkan.

Bun, karena peran ayah juga begitu penting bagi anak silahkan satukan visi dan misi untuk menciptakan mimpi masa depan dan pribadi anak yg baik..berkat kerjasama kedua orang tualah maka anak akan menjadi sosok yg sempurna untuk keluarga, silahkan dishare kepara ayah yah :)

sumber ; Ayahbunda

Senin, 08 April 2013

ciri sekolah yang baik

Apakah si kecil sudah menjelang masuk ke PreSchool? Salah satu ciri dari preschool berkualitas adalah, menetapkan open door policy. Yaitu, tempat tersebut memiliki kebijakan bahwa orang tua boleh masuk ke area sekolah dan membebaskan mereka untuk bertemu dengan anak maupun guru...


PISANG KUAH, Menu sehat pas diberikan saat anak diare

PISANG KUAH, Menu sehat pas diberikan saat anak diare

Pisang mengandung pektin yang membantu penyerapan air. Untuk si 6-9 bulan.sangat mudah membuatnya bunda :)

Bahan:
2 buah pisang ambon, kupas, potong dadu kecil
250 cc air
1/4 sendok teh kayumanis


Cara membuat:

1. Rebus pisang bersama air dan kayumanis. Aduk hingga mendidih dan gula larut. Angkat.
2. Sisihkan pisang dari kuahnya, haluskan dengan saringan. Tuang ke dalam mangkuk, siram dengan kuahnya.

Untuk 2 porsi
Kalori per porsi: 83 kalori

sumber : Ayahbunda
PISANG KUAH, Menu sehat pas diberikan saat anak diare

Pisang mengandung pektin yang membantu penyerapan air. Untuk si 6-9 bulan.sangat mudah membuatnya bunda :)

Bahan:
2 buah pisang ambon, kupas, potong dadu kecil
250 cc air
1/4 sendok teh kayumanis


Cara membuat:

1.    Rebus pisang bersama air dan kayumanis. Aduk hingga mendidih dan gula larut. Angkat.
2.    Sisihkan pisang dari kuahnya, haluskan dengan saringan. Tuang ke dalam mangkuk, siram dengan kuahnya.

Untuk 2 porsi
Kalori per porsi: 83 kalori 

sumber : Ayahbunda

Daftar Obat Aman untuk Ibu Menyusui


Daftar Obat Aman untuk Ibu Menyusui

1. Penurun Panas dan Analgesik (penghilang nyeri): Asetaminofen (parasetamol), ibuprofen, anestesi lokal.

2. Antibiotik: Gol penisilin (Amoxicilin, ampicillin) dan sefalosporin (Cefadroxil, ceftriaxone, cefotaxime).

3. Asma: Prednisolon, prednison, salbutamol, flutikason.

4. Rhinitis Alergi: Beclometason, fluticasone.

5. Diabetes Melitus: Indulin, glipizide.

6. Jantung: Thiazide, propanolol, metoprolol, labetolol.

7. Epilepsi: Phenytoin, carbamazepine.

8. Anti depresi: Sertraline.

9. Obat thyroid: Propythiouracil, Levothyroxine.

10. Kontrasepsi: Progestin (mini pil).

Sumber: Kemang Medical Care

Kriteria Pengasuh yang Baik



Kriteria Pengasuh yang Baik

Dear Bunda Jaman sekarang memang tidak mudah mendapatkan pengasuh atau babysitter yang baik dan berkomitmen dalam pekerjaannya. Namun bukan berarti itu tidak mungkin. Coba amati, apakah pengasuh Bunda memiliki kriteria-kriteria pengasuh yang baik di bawah ini:

1. Anak tampak senang dengan keberadaannya. Anak akan tampak senang menghabiskan waktu dengan pengasuh jika pengasuh itu hangat, sabar, dan perhatian. Bunda pun merasa terbantu dengan keberadaannya.
2. Anak tidak berhenti berbicara mengenai aktivitasnya bersama pengasuh. Jika pengasuh juga menikmati pekerjaannya mengasuh dan menemani anak asuhnya, maka anak akan tahu.
3. Pengasuh juga memberikan masukan atau solusi yang baik dan kreatif ketika menghadapi masalah. Ia juga menunjukkan komitmen dan perhatiannya pada permasalahan anak dan mendiskusikannya dengan Bunda.
4. Pengasuh berusaha untuk tetap menjaga hubungan. Pengasuh yang bekerja dengan serius akan tetap memberikan Anda informasi aktivitas hariannya dengan anak.
5. Pengasuh akan menunjukkan minat terhadap kreativitas anak dan ikut mengembangkannya. Ini bisa dilihat dari anak yang menunjukkan bermacam-macam kebisaan baru, seperti lagu baru, kata-kata baru, atau hasil kreativitasnya yang lain.
6. Anak tampak bersih dan terawat. Kebersihan adalah tanda dari ketelitian dan kecermatan. Ini adalah tanda bahwa pengasuh fokus pada anak.
7. Tidak sering terjadi 'kecelakaan'. 'Kecelakaan' mungkin bukan hal yang bisa dihindari 100%, tapi pengasuh yang baik akan berusaha membuat segalanya aman untuk anak asuhnya.

Apakah pengasuh Bunda banyak memenuhi kriteria di atas? Kalau ya, pertahankan, dan jangan segan-segan memberi penghargaan untuk hasil upayanya.

sumber : Ayahbunda

Agar Cepat Hamil Anak Kedua

Agar Cepat Hamil Anak Kedua, apa yg harus segera Bunda lakukan :

-BERTINDAK SEKARANG

Secara biologis, kesuburan wanita menurun drastis mulai usia 35 keatas. Mama akan lebih sulit hamil secara alami seiring bertambahnya usia. Jadi, bertindaklah secepat mungkin jika ingin memiliki beberapa anak.

-PIKIRKAN JARAK USIA

Idealnya, jarak kelahiran antara 2-3 tahun. Kata dr. Prima, “Jika terlalu dekat, akan berisiko bagi kondisi mama dan bayinya. Tubuh mama butuh waktu pemulihan. Belum lagi masalah psikologis pada anak pertama, yang merasa masih kurang perhatian. Sedangkan jika terlalu jauh, faktor usia mama akan menjadi masalah.”

-JANGAN MALU CARI BANTUAN

Kebanyakan pasangan – 85 persen – berhasil melakukan pembuahan secara alami dengan melakukan hubungan seksual rutin selama setahun. Namun, saran dr. Prima, jika usia sudah 35, segera lakukan pemeriksaan jika 6 bulan belum berhasil. Dan saat mendekati 40, segera kunjungi dokter begitu mama ingin menambah anak.

Nah Bunda,,semoga bermanfaat yah,dan yg paling penting serahkan semua pada yg Maha Menciptakan :)

sumber : Parenting Indonesia

5 Penyebab Tak Kunjung Hamil

5 Penyebab Tak Kunjung Hamil,Sila disimak dan di share infonya Bunda :)

Adakalanya bunda tak kunjung hamil walau sudah berumahtangga sekian lama. Berbagai cara telah dilakukan, tapi belum ada hasil. Agar cepat hamil, hindari 5 kesalahan pemicu bunda tak kunjung hamil berikut ini:

1. Berhubungan seks memakai lubrikan. Karena licin, Anda pikir jelly memudahkan sperma "meluncur". Padahal cairan ini merusak sperma. Jika butuh lubrikan, pilih yang aman bagi sperma (sperm-friendly)
2. Berhubungan seks hanya di masa subur. Tujuannya adalah untuk "menabung" sperma. Sayangnya, kebanyakan sperma sudah lelah dan loyo, sehingga tidak berdaya lagi membuahi sel telur. Agar sukses dalam pembuahan, sperma harus segar. Suami harus ejakulasi setidaknya setiap 5 hari sekali agar testikel selalu memproduksi sperma baru.
3. Terlalu banyak mengonsumsi vitamin C. Dosis kecil baik untuk kesuburan Tetapi, kebanyakan vitamin C karena minum suplemen malah mengeringkan serviks
4. Menuruti anjuran agar tidak stres. Saat belum hamil, Anda dinasehati "jangan stres". Anda pun beruaha menaatinya sampai-sampai semakin stres! Lebih baik dibalik menjadi "berusaha lebih bahagia". Targetnya jelas, semisal tertawa 15 menit sehari dengan cara ikut terapi tertawa, baca komik atau nonton komedi
5. Tetap minum kopi. Padalah menurut riset, minum secangkir kopi per hari mengurangi peluang hamil dalam periode 12 balan 50%. Jika minum 3 cangkir, peluang hamil berkurang hingga 175%. Jika tak mau ambil risiko, tinggalkan kopi sama sekali saat hamil.

Dan selebihnya bila belum hamil juga silahkan cek kandungan ke dokter yah bun :)

sumber : AyahBunda