Senin, 08 April 2013

PISANG KUAH, Menu sehat pas diberikan saat anak diare

PISANG KUAH, Menu sehat pas diberikan saat anak diare

Pisang mengandung pektin yang membantu penyerapan air. Untuk si 6-9 bulan.sangat mudah membuatnya bunda :)

Bahan:
2 buah pisang ambon, kupas, potong dadu kecil
250 cc air
1/4 sendok teh kayumanis


Cara membuat:

1. Rebus pisang bersama air dan kayumanis. Aduk hingga mendidih dan gula larut. Angkat.
2. Sisihkan pisang dari kuahnya, haluskan dengan saringan. Tuang ke dalam mangkuk, siram dengan kuahnya.

Untuk 2 porsi
Kalori per porsi: 83 kalori

sumber : Ayahbunda
PISANG KUAH, Menu sehat pas diberikan saat anak diare

Pisang mengandung pektin yang membantu penyerapan air. Untuk si 6-9 bulan.sangat mudah membuatnya bunda :)

Bahan:
2 buah pisang ambon, kupas, potong dadu kecil
250 cc air
1/4 sendok teh kayumanis


Cara membuat:

1.    Rebus pisang bersama air dan kayumanis. Aduk hingga mendidih dan gula larut. Angkat.
2.    Sisihkan pisang dari kuahnya, haluskan dengan saringan. Tuang ke dalam mangkuk, siram dengan kuahnya.

Untuk 2 porsi
Kalori per porsi: 83 kalori 

sumber : Ayahbunda

Daftar Obat Aman untuk Ibu Menyusui


Daftar Obat Aman untuk Ibu Menyusui

1. Penurun Panas dan Analgesik (penghilang nyeri): Asetaminofen (parasetamol), ibuprofen, anestesi lokal.

2. Antibiotik: Gol penisilin (Amoxicilin, ampicillin) dan sefalosporin (Cefadroxil, ceftriaxone, cefotaxime).

3. Asma: Prednisolon, prednison, salbutamol, flutikason.

4. Rhinitis Alergi: Beclometason, fluticasone.

5. Diabetes Melitus: Indulin, glipizide.

6. Jantung: Thiazide, propanolol, metoprolol, labetolol.

7. Epilepsi: Phenytoin, carbamazepine.

8. Anti depresi: Sertraline.

9. Obat thyroid: Propythiouracil, Levothyroxine.

10. Kontrasepsi: Progestin (mini pil).

Sumber: Kemang Medical Care

Kriteria Pengasuh yang Baik



Kriteria Pengasuh yang Baik

Dear Bunda Jaman sekarang memang tidak mudah mendapatkan pengasuh atau babysitter yang baik dan berkomitmen dalam pekerjaannya. Namun bukan berarti itu tidak mungkin. Coba amati, apakah pengasuh Bunda memiliki kriteria-kriteria pengasuh yang baik di bawah ini:

1. Anak tampak senang dengan keberadaannya. Anak akan tampak senang menghabiskan waktu dengan pengasuh jika pengasuh itu hangat, sabar, dan perhatian. Bunda pun merasa terbantu dengan keberadaannya.
2. Anak tidak berhenti berbicara mengenai aktivitasnya bersama pengasuh. Jika pengasuh juga menikmati pekerjaannya mengasuh dan menemani anak asuhnya, maka anak akan tahu.
3. Pengasuh juga memberikan masukan atau solusi yang baik dan kreatif ketika menghadapi masalah. Ia juga menunjukkan komitmen dan perhatiannya pada permasalahan anak dan mendiskusikannya dengan Bunda.
4. Pengasuh berusaha untuk tetap menjaga hubungan. Pengasuh yang bekerja dengan serius akan tetap memberikan Anda informasi aktivitas hariannya dengan anak.
5. Pengasuh akan menunjukkan minat terhadap kreativitas anak dan ikut mengembangkannya. Ini bisa dilihat dari anak yang menunjukkan bermacam-macam kebisaan baru, seperti lagu baru, kata-kata baru, atau hasil kreativitasnya yang lain.
6. Anak tampak bersih dan terawat. Kebersihan adalah tanda dari ketelitian dan kecermatan. Ini adalah tanda bahwa pengasuh fokus pada anak.
7. Tidak sering terjadi 'kecelakaan'. 'Kecelakaan' mungkin bukan hal yang bisa dihindari 100%, tapi pengasuh yang baik akan berusaha membuat segalanya aman untuk anak asuhnya.

Apakah pengasuh Bunda banyak memenuhi kriteria di atas? Kalau ya, pertahankan, dan jangan segan-segan memberi penghargaan untuk hasil upayanya.

sumber : Ayahbunda

Agar Cepat Hamil Anak Kedua

Agar Cepat Hamil Anak Kedua, apa yg harus segera Bunda lakukan :

-BERTINDAK SEKARANG

Secara biologis, kesuburan wanita menurun drastis mulai usia 35 keatas. Mama akan lebih sulit hamil secara alami seiring bertambahnya usia. Jadi, bertindaklah secepat mungkin jika ingin memiliki beberapa anak.

-PIKIRKAN JARAK USIA

Idealnya, jarak kelahiran antara 2-3 tahun. Kata dr. Prima, “Jika terlalu dekat, akan berisiko bagi kondisi mama dan bayinya. Tubuh mama butuh waktu pemulihan. Belum lagi masalah psikologis pada anak pertama, yang merasa masih kurang perhatian. Sedangkan jika terlalu jauh, faktor usia mama akan menjadi masalah.”

-JANGAN MALU CARI BANTUAN

Kebanyakan pasangan – 85 persen – berhasil melakukan pembuahan secara alami dengan melakukan hubungan seksual rutin selama setahun. Namun, saran dr. Prima, jika usia sudah 35, segera lakukan pemeriksaan jika 6 bulan belum berhasil. Dan saat mendekati 40, segera kunjungi dokter begitu mama ingin menambah anak.

Nah Bunda,,semoga bermanfaat yah,dan yg paling penting serahkan semua pada yg Maha Menciptakan :)

sumber : Parenting Indonesia

5 Penyebab Tak Kunjung Hamil

5 Penyebab Tak Kunjung Hamil,Sila disimak dan di share infonya Bunda :)

Adakalanya bunda tak kunjung hamil walau sudah berumahtangga sekian lama. Berbagai cara telah dilakukan, tapi belum ada hasil. Agar cepat hamil, hindari 5 kesalahan pemicu bunda tak kunjung hamil berikut ini:

1. Berhubungan seks memakai lubrikan. Karena licin, Anda pikir jelly memudahkan sperma "meluncur". Padahal cairan ini merusak sperma. Jika butuh lubrikan, pilih yang aman bagi sperma (sperm-friendly)
2. Berhubungan seks hanya di masa subur. Tujuannya adalah untuk "menabung" sperma. Sayangnya, kebanyakan sperma sudah lelah dan loyo, sehingga tidak berdaya lagi membuahi sel telur. Agar sukses dalam pembuahan, sperma harus segar. Suami harus ejakulasi setidaknya setiap 5 hari sekali agar testikel selalu memproduksi sperma baru.
3. Terlalu banyak mengonsumsi vitamin C. Dosis kecil baik untuk kesuburan Tetapi, kebanyakan vitamin C karena minum suplemen malah mengeringkan serviks
4. Menuruti anjuran agar tidak stres. Saat belum hamil, Anda dinasehati "jangan stres". Anda pun beruaha menaatinya sampai-sampai semakin stres! Lebih baik dibalik menjadi "berusaha lebih bahagia". Targetnya jelas, semisal tertawa 15 menit sehari dengan cara ikut terapi tertawa, baca komik atau nonton komedi
5. Tetap minum kopi. Padalah menurut riset, minum secangkir kopi per hari mengurangi peluang hamil dalam periode 12 balan 50%. Jika minum 3 cangkir, peluang hamil berkurang hingga 175%. Jika tak mau ambil risiko, tinggalkan kopi sama sekali saat hamil.

Dan selebihnya bila belum hamil juga silahkan cek kandungan ke dokter yah bun :)

sumber : AyahBunda

Kue Dadar Isi Vla Coklat

Kue Dadar Isi Vla Coklat

Hai Bun, coba resep ini yuk Manis dan enak sebagai teman minum teh. Balita pun pasti ingin ikut menyantapnya.

Bahan:
75 gram tepung terigu.
1 butir telur, kocok lepas.
150 ml susu cair.
½ sendok makan mentega, lelehkan.

Bahan vla:
300 ml susu cair.
75 gram cokelat masak, potong-potong.
1 butir telur.

Cara membuat:

1. Vla: Campur semua bahan vla dalam panci. Masak di atas api kecil sambil diaduk sampai meletup-letup. Angkat, sisihkan.
2. Campur tepung terigu, telur, susu dan mentega leleh, aduk rata hingga lembut.
3. Panaskan wajan datar bergaris tengah 20 cm, buat dadar tipis sampai adonan habis.
4. Ambil selembar dadar, beri 2 sendok makan vla cokelat di tengahnya. Lipat segitiga atau sesuai selera. Sajikan.

Untuk 10 buah

Nilai Gizi (per porsi):
Energi : 170 Kalori
Protein : 6.5 gram
Lemak : 9 gram
Kerbohidrat : 18 gram

Selamat mencoba..:)

sumber : Ayahbunda
Kue Dadar Isi Vla Coklat

Hai Bun, coba resep ini yuk Manis dan enak sebagai teman minum teh. Balita pun pasti ingin ikut menyantapnya.

Bahan:
75 gram tepung terigu.
1 butir telur, kocok lepas.
150 ml susu cair.
½ sendok makan mentega, lelehkan.

Bahan vla:
300 ml susu cair.
75 gram cokelat masak, potong-potong.
1 butir telur.

Cara membuat:

1.    Vla: Campur semua bahan vla dalam panci. Masak di atas api kecil sambil diaduk sampai meletup-letup. Angkat, sisihkan.
2.    Campur tepung terigu, telur, susu dan mentega leleh, aduk rata hingga lembut.
3.    Panaskan wajan datar bergaris tengah 20 cm, buat dadar tipis sampai adonan habis.
4.    Ambil selembar dadar, beri 2 sendok makan vla cokelat di tengahnya. Lipat segitiga atau sesuai selera. Sajikan.

Untuk 10 buah

Nilai Gizi (per porsi):
Energi : 170 Kalori
Protein : 6.5 gram
Lemak : 9 gram
Kerbohidrat : 18 gram

Selamat mencoba..:)

sumber : Ayahbunda

Memilih Buah Untuk Bayi



Memilih Buah Untuk Bayi, cek info ini Bunda :)

Buah dan sayuran adalah sumber utama berbagai vitamin dan mineral, yang sangat penting untukmembantu proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Vitamin C dan kalsium misalnya, membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Bagaimana memilih buah yang tepat dan aman untuk bayi?



Jenis Buah dan Cara Memilih

PISANG
* Pisang Ambon atau pisang Sunripe. Keduanya memiliki rasa yang netral, tidak sepat, dan tidak pahit.
* Pilih pisang yang tingkat kematangan optimal. Tandanya, antara lain seluruh kulitnya berwarna kuning tua merata. Bila ada bintik-bintik hitam berarti sudah melewati tingkat kematangan optimal.

JERUK
* Pilih jeruk, seperti jeruk Pontianak dan jeruk bayi. Jangan berikan jeruk yang sama, karena indera pengecap bayi masih belajar mengenal rasa, serta system pencernaanya pun belum kuat.
* Pilih jeruk yang sudah matang optimal.

APEL
* Apel Malang, apel manalagi, atau apel lain yang tidak asam.
* Pilih apel matang optimal. Apel yang terlalu muda akan terasa asam, sedangkan apael yang terlalu matang akan terasa maser, serta daging buangnya “ gembos.”

PIR
* Pilih pir Autralia karena memiliki rasa yang netral.
* Jangan memilihkan pir Cina sebab rasanya “aneh” di lidah bayi, serta cenderung asam.

TOMAT
* Pilih tomat buah, misalnya tomat apel. Jangan tomat sayur, karena biasanya asam dan sedikit sepat.
* Pilih yang warna kulitnya merah merata, dan sudah mencapai tingkat kematangan optimal


Bunda Sebaiknya, kenalkan rasa buah satu per satu. Setelah itu, baru bisa dicampur rasa dua macam buah untuk satu kali pemberian. Namun, pertama-tama diberikan dalam bentuk cair dengan menambahkan air matang. Jangan lupa, selalu cuci bersih setiap buah yang akan Anda berikan kepada bayi, dan kupas kulitnya :)

sumber : ayahbunda